Kenapa Mereka Dibuang?

Sebulan yang lalu saya mendengar beberapa berita tentang orang tua yang tidak bertanggung jawab kepada anaknya dengan membuang anaknya baik itu masih hidup ataupun sudah meninggal ke tempat-tempat seperti sungai, rumah orang lain, panti asuhan, kebun, angkot, tempat sampah dan yang lebih parah adalah rumah tuhan seperti mesjid padahal di luar sana banyak pasangan yang tidak di karuniai anak dan sangat mendambakan anak

kadang saya bertanya pada diri  sendiri kenapa mereka membuang anak yang mereka buat dengan nafsu dan mungkin juga cinta (itupun kalau memang dilakukan oleh cinta yang sesungguhnya tapi kalau memang melakukan dengan cinta pasti akan menikah dulu tidak nendulukan hal tersebut). tapi jawaban itu pasti beragam yang saya dapatkan dari apa yang saya baca tapi satu yang pasti  mereka malu untuk mengakui anak itu.

menurut agama yang saya anut, bayi yang meninggal saat bayi maka sang ibu akan diberi kemudahan di hari akhir kelak tapi bagi orang tua yang membuang anaknya karena tidak ingin tanggung jawab mungkin tidak akan mendapatkan itu karena mereka telah membunuh anak mereka sendiri.

kadang saya merasa senang ketika ada pasangan yang berbuat ceroboh hingga sang wanita hamil lalu menikahinya. karena mereka bertanggung jawab dengan apa yang mereka lakukan tanpa menyalahkan salah satu dar pasangan tersebut ataupun membun maklum yang tidak berdosa sama sekali.

Advertisements
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: